Langsung ke konten utama

HINO SIAP PAKAI B20 BIODIESEL!!



BERITA

Hino Ready Biodiesel 20%Oct 31, 2018
PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai pemimpin pasar medium duty truck 18 tahun terakhir, selalu memberikan produk terbaiknya untuk kemajuan bangsa. Dimana truk Hino yang diproduksi dan dibuat di Indonesia selalu menyesuaikan untuk kebutuhan pasar disini dan kemudahan bisnis para pengusaha Indonesia. Selain dari sisi konsumen, Hino juga mengembangkan produk sesuai dengan kondisi nyata dilapangan dan juga regulasi pemerintah. Hino senantiasa mengikuti dan mendukung setiap kebijakan yang ada. Dimana kendaraan Hino dibuat sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang ada di masyarakat. Mulai dari B10, lanjut ke B15 sampai saat ini pemerintah mulai implementasi B20 atau perpaduan 20% minyak nabati dengan 80% solar. Pemerintah telah merampungkan implementasi program mandatori biodiesel 20% (B20) secara keseluruhan terkait perluasan insentif biodiesel dari PSO (Public Service Obligation) ke non-PSO yang mulai berlaku pada tanggal 1 September 2018 baik itu untuk bahan bakar Biosolar, Dexlite maupun Dex. Untuk menyikapi hal ini, Hino telah siap untuk implementasi B20. Hino yang telah hadir lebih dari 35 tahun di Indonesia telah terbukti ketangguhan dan kekuatan kendaraanya di segala medan dan kondisi bahan bakar, untuk itu customer tidak perlu khawatir akan jaminan perawatan dan suku cadang kendaraannya disini karena Hino berpengalaman dan selalu tumbuh bersama Indonesia.
Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI menjelaskan “Hino sejak awal B20 dicanangkan oleh pemerintah, sudah siap untuk menggunakan B20. Karena kendaraan yang Hino produksi selalu dilakukan pengembangan dan penyesuaian mengikuti kondisi yang ada di Indonesia. Untuk itu bagi customer setia Hino tidak perlu khawatir, karena Hino telah lulus uji dan siap menggunakan bahan bakar biodiesel 20% atau B20”.
Hino sejak tiga tahun yang lalu telah melakukan pengujian pada mesin dengan teknologi common rail dengan metode uji engine bench test. Pengujian tersebut dilakukan di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP-BPPT) selama 400 jam dengan beban penuh pada putaran mesin maksimum yaitu 2.500 rpm selama 8 jam/ hari. Metode uji tersebut merupakan metode yang disarankan oleh prinsipal Hino di Jepang yaitu Hino Motors, Ltd. yang diklaim lebih memaksa mesin melakukan performa maksimal jika dibandingkan dengan road test atau kondisi pemakaian aktual di jalan. Hasilnya untuk mesin Hino tidak ada fenomena yang membahayakan pada pengujian tersebut, hanya ada penyumbatan filter bahan bakar yang diakibatkan oleh gliceroldan selulosa hasil blending bahan bakar kelapa sawit dan solar, namun dengan kontrol dan perawatan yang benar akan dapat mencegah atau diminimalisir penyumbatan filter tersebut dan hasilnya mesin Hino telah lulus uji menggunakan bahan bakar biodiesel B20. Hasil pengujian terhadap mesin berteknologi common rail yang memperoleh hasil memuaskan tersebut, secara otomatis membuktikan bahwa penggunaan biodiesel B20 tidak akan berpengaruh terhadap mesin berteknologi mekanikal. Hasil pengujian tersebut juga sudah dilaporkan ke Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM sebagai salah satu bentuk komitmen Hino dalam mendukung kebijakan pemerintah.
“Kami juga menghimbau kepada pemerintah untuk menyempurnakan proses pencampuran solar dan FAME agar meminimalisir efek samping yang ditimbulkan bagi kendaraan”, terang Santiko
Hasil uji ini tidak terlepas dari produk – produk Hino yang khususnya mesin common rail sudah dilengkapi dengan spesifikasi komponen khusus untuk mengkonsumsi bahan bakar B20 seperti pada bagian Fuel Tank dilapisi oleh Chromedan Stannum-Zync yang mampu menghambat laju korosi menjadi lebih lama, selain itu pipe filler juga turut dilapisi oleh material yang dapat mencegah terjadinya endapan pada dinding pipa serta adanya Diamond Like Carbon coating pada injector menambah kekuatan injector untuk tahan terhadap gesekan. Hasilnya Kendaran Hino baik itu medium duty truckHino New Generation Rangerlight duty truck Hino New Dutrodan Hino Bus sudah siap dan Hino mendukung upaya pemerintah dalam meminimalisir impor solar dan penghematan devisa dengan penggunaan bahan bakar nabati dari kelapa sawit.
Bagi pelanggan Hino, dengan dimulainya bahan bakar B20 ini direkomendasikan sering mengecek kendaraannya. Ganti filter bawah setiap 10.000 KM, bersihkan tangki bahan bakar setiap 3 bulan, dan tidak menggunakan bahan bakar lebih dari 3 bulan pengisian (jika kendaraan tersebut tidak beroperasi). Kandungan air yang ada pada biodiesel cukup tinggi  untuk itu pengurasan air yang ada di pre-fuel filter juga perlu dilakukan secara berkala pada bagian water separator (sedimentor) yang terdapat pada semua kendaraan Hino . Untuk Informasi lebih lanjut mengenai kendaraan Hino dan perawatannya sehubungan dengan B20 konsumen dapat menghubungi Hino Customer Care Center 0 800 100 4466.
“Dengan pengunaan bahan bakar B20, diharapkan pengusaha maupun pengemudi truk melakukan kontrol dan perawatan yang lebih rutin, ini dibutuhkan untuk mencegah atau meminimalisir penyumbatan filter sehingga kondisi kendaraan tetap terjaga dan bisnis dapat terus berjalan”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROMO HINO MEDAN NOVEMBER 2020

Promo Khusus Bulan November 2020, Dealer Hino Medan memberikan  DISKON  Istimewa Untuk Pembelian unit  HINO di Bulan ini!!! Keuntungan yang anda dapat selain diskon yang sangat istimewa : Free Service Program, Gratis biaya jasa dan sparepart selama 2 (dua) tahun atau 60.000 km* Tenor bisa sampai 4 tahun Approval leasing cepat* DP ringan/Cicilan ringan sesuai dengan kebutuhan konsumen Mengapa HINO?Karena hanya kami yang mengerti kebutuhan usaha anda, varian HINO Dutro/Ranger dengan panjang chasis yang beragam, Durability engine yang panjang, Mesin diesel yang tangguh. Mengapa dealer PT. INDOMOBIL PRIMA NIAGA? karena kami sangat fokus akan kepuasan konsumen baik dari segi sales,service dan sparepart. Apalagi yang anda tunggu, cari truck??hubungi saya segera!  Untuk info dan pemesanan silahkan Hubungi : 082160576060 ( Badrul ) Hino... Jagonya cari duitt!!

Penjualan Hino naik di GIIAS 2019

UMUM Jakarta (HINO MEDAN) - Pada pameran otomotif Gaikindo Indonesai International Auto Show (GIIAS) 18-28 Juli 2019, PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) berhasil menuntaskan misinya untuk memberikan program edukasi kepada pengunjung, sekaligus mencapai kenaikan penjualan. PT HMSI mencatat Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 554 unit, yang naik 78 persen jika dibandingkan GIIAS tahun lalu. "Dalam setiap GIIAS, kami memang tidak pernah memberikan target penjualan. Namun kami bersyukur penjualan dapat meningkat jika dibanding GIIAS sebelumnya. Ini menjadi indikator positif bagi Hino, bahwa pasar mulai bangkit lagi di semester II, 2019 pasca pemilu dan Hino semakin dipercaya oleh konsumen. " ujar Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis. Untuk penjualan, tipe Tractor Head berkontribusi 22 persen, New Generation Ranger FM dengan konfigurasi 6x4 untuk bisnis konstruksi dan pertam

Hino Sudah Uji Coba Bahan Bakar B30

JAKARTA, HINOMEDANSMRAJA.com  - Setelah menghadirkan kebijakan  B20  untuk  mesin diesel , pemerintah saat ini tengah mempersiapkan bahan bakar  B30 . Upaya persiapan menyambut standar emisi Euro IV bagi kendaraan diesel di Indonesia. Hino  sebagai salah satu merek  kendaraan komersial  di Indonesia, mengungkapkan telah siap dengan rencana pemerintah tersebut. Hino bahkan sudah melakukan uji coba dengan bahan bakar B30. “Kita tahun lalu sudah melakukan uji coba B30. Tinggal kapan pemerintah menerapkan, kita sudah siap dengan mesinnya,” ucap Product Division Head PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), Prasetyo saat ditemui Senin (11/2/2019). Prasetyo mengungkapkan dari pengujian tersebut semua mesin Hino dinyatakan siap menenggak bahan bakar B30. Mesin tersebut hanya perlu beberapa penyesuaian pada beberapa perangkat. “Beberapa part perlu ditingkatkan. Itu tidak susah, cepat kok,” ucap Prasetyo yang menolak mengungkapkan hasil uji coba tersebut. Direkt